Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya atau FEB UNESA kembali menorehkan catatan penting dalam upaya pengembangan iklim akademiknya. Pada pertengahan Juli tepatnya tanggal 16 Juli 2026 bertempat di Auditorium Gedung G10, pihak fakultas secara resmi melantik jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi S3 Manajemen untuk masa bakti periode 2026 hingga 2027. Momen pelantikan ini menjadi langkah awal yang sangat krusial guna memperkuat peran strategis para mahasiswa doktoral dalam ekosistem pendidikan tinggi sekaligus menjadi motor penggerak visi besar universitas.
Tampuk kepemimpinan organisasi prestisius ini diamanahkan kepada Neno Hamriono sebagai Ketua Umum, dengan didampingi secara langsung oleh Restiyan Effendi selaku Wakil Ketua Umum. Formasi kepengurusan ini juga diperkokoh oleh kehadiran sejumlah tokoh kompeten di berbagai posisi manajerial yang strategis. Posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan penuh kepada Satrio Sudarso, sementara Fanny Dwi P mengemban tugas krusial sebagai Bendahara. Pada jajaran departemen, Nyoman Afinda memimpin Departemen Pengembangan Organisasi dan Hubungan Lintas Angkatan. Selanjutnya, Dhony Yasmin bertanggung jawab atas Departemen Kerja Sama Internasional dan Hubungan Lintas Kampus. Adapun Odjie Samroji diamanahkan untuk mengomandoi Departemen Hubungan Eksternal dan Pengabdian Masyarakat, serta Umar Burhan memegang kendali penuh pada Departemen Akademik dan Riset.
Guna memastikan roda organisasi senantiasa berjalan selaras dengan marwah keilmuan, struktur kepengurusan ini didampingi oleh dewan pembina yang sangat mumpuni di bidangnya. Dekan FEB UNESA yakni Prof. Dr. Anang Kistyanto, S.Sos., M.Si. bertindak langsung sebagai pelindung organisasi. Beliau dibantu oleh Wakil Dekan I FEB UNESA, Dr. Moch. Khoirul Anwar, S.Ag., M.E.I. yang mengambil peran sebagai pengarah kebijakan. Di samping itu, Koordinator Program Studi S3 Manajemen, Prof. Dr. Dewie Tri Wijayati Wardoyo, M.Si. melengkapi formasi ideal ini sebagai pembina akademik yang akan senantiasa memberikan arahan strategis ke depan.
Dalam pidato sambutannya yang inspiratif, Prof. Anang Kistyanto menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus ucapan selamat bekerja kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik. Beliau menitipkan pesan mendalam bahwa organisasi mahasiswa doktoral ini harus berevolusi menjadi wadah progresif yang mampu menebalkan budaya akademik, memacu tradisi riset tingkat lanjut, meningkatkan kuantitas serta kualitas publikasi ilmiah, sekaligus memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat luas. Beliau sangat berharap agar kepengurusan baru ini tidak sekadar menjalankan agenda rutin, melainkan mampu merancang berbagai program terobosan yang solutif. Program tersebut seyogianya mampu mengakselerasi masa studi mahasiswa, mendorong lahirnya publikasi pada jurnal bereputasi global, serta memperluas jaringan akademik. Beliau menegaskan bahwa seluruh pengurus wajib menunaikan amanah ini dengan tingkat profesionalisme tinggi, kemampuan adaptasi yang tangkas, serta integritas moral yang tidak tergoyahkan.
Selaras dengan arahan tersebut, Prof. Dewie Tri Wijayati Wardoyo memberikan penekanan khusus mengenai posisi vital organisasi ini sebagai mitra strategis program studi. Kehadiran kepengurusan baru diproyeksikan mampu mengakselerasi perluasan jaringan kerja sama akademik di berbagai level. Sinergi yang erat antara himpunan, pihak fakultas, jejaring alumni, perguruan tinggi mitra, sektor industri, hingga berbagai lembaga bertaraf internasional menjadi sebuah pilar utama menuju kesuksesan. Kolaborasi holistik ini diyakini akan menjadi mesin penggerak bagi terselenggaranya beragam kegiatan prestisius, mulai dari simposium berskala besar, riset kolaboratif yang inovatif, publikasi bersama, kuliah kepakaran dari praktisi global, hingga program pengabdian kepada masyarakat yang membawa dampak nyata. Prof. Dewie menaruh harapan besar agar organisasi ini menjelma menjadi jembatan emas yang membuka keran peluang sangat luas bagi pengembangan kompetensi paripurna para kandidat doktor.
Melalui momentum pelantikan yang khidmat ini, segenap pengurus Himpunan Mahasiswa S3 Manajemen FEB UNESA kini memikul tanggung jawab besar untuk merealisasikan seluruh rancangan kerjanya secara profesional, inklusif, kolaboratif, dan berkesinambungan. Apabila seluruh elemen ini mampu bergerak secara harmonis dalam satu visi perjuangan yang sama, tidak diragukan lagi bahwa marwah serta reputasi akademik program studi akan semakin meroket. Hal ini pada akhirnya tidak hanya akan mengukuhkan kejayaan institusi di kancah nasional, tetapi juga memampukan universitas untuk menunjukkan keunggulan komparatifnya di panggung akademik internasional. (dva)